BERAMBISI MARKET LEADER
JAKARTA -Produser ponsel asal Korea Selatan Samsung berambisis menjadi market leader tahun depan. Apalagi saat ini penguasa pasar mereka terus membesar meski krisis. Saat ini, pemimpin pasar produk handset ini adalah Nokia.
“Kita tidak bisa sebutkan pangsa pasar kita berapa, tapi penjualan ponsel kita terus meroket dimasa krisis dan kita siap menjadi nomor satu tahun depan, “ ujar Hero Tjokroardi, direktur Samsung Electronic Indonesia (SEIN) saat Samsung Mobile Roadshow kemarin. Menurut dia sejak triwulan I tahun ini sudah ada indikasi kearah itu.
Hero menjelaskan, pada saat krisis penjualan ponsel Samsung justru menunjukkan peningkatan yang sangat tajam. Hal itu, terutama terjadi dikuarta pertama tahun ini. Secara global, pangsa pasar ponsel Samsung diseluruh bdunia terus meningkat dari 11,3 persen tahun 2006 lalu 14,4 persen di 2007 dan 16,7 persen di tahun 2008. Pada kuartal pertama tahun ini saja pangsa pasar kita sudah 23 persen, lanjutnya.
Beberapa tahun ini Samsung melihat ada fenomena menarik seputar penjualan ponsel berteknologi layar sentuh (Touch Screen). Itulah yang membuat Samsung yakin meluncurkan varian-varian ponsel baru berteknologi layar sentuh untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar lagi.
Tags: TEXT
Posted in Tak Berkategori
BERAMBISI MARKET LEADER
JAKARATA – Prosedur ponsel asal Korea Selatan Samsung berambisi menjadi market leader tahun depan . Apalagi saat ini pangsa paser mereka terus membesar
meski krisis. Saat ini, pemimpin pasar produk handset ini adalah Nokia .
“Kita tidak bisa sebutkan pangsa pangsa pasar kita berapa, tapi penjualan ponsel kita tetus meroket di masa krisis dan siap menjadi nomor satu tahun depan.” Ujar Hero Tjokroadi, director Samsung Elektronic Indonesia (SEIN) saat Samsung Mobile REadshow kemarin. Menurut dia, sejak triwulan 1 tahun ini sudah ada indikasi
kearah itu.
Hero menjelaskan , pada krisis penjualan ponsel Samsung justru menunjukkan peningkatan yang sangat tajam . hak itu terutama terjadi di kuartal pertama tahun ini. Secara global , pangsa pasar ponsel Samsung di seluruh dunia terus meningkat dari 11.3 persen tahun 2006 lalu 14.4 persen di tahun 2007 dan 16.7 persen di tahun 2008. Pada kuartal pertama tahun ini saja pangsa pasar kita sudah 23 persen,
Lanjutnya.
Beberapa tahun ini Samsung melihat ada fenomena menerik seputar penjualan ponsel berteknologi layar sentuh (Touch Screen). Itulah yang membuat Samsung yakim meluncurkan varian-varian ponsel baru berteknologi layar sentuh untuk
meraih pangsa pasar yang lebih besar lagi.
Posted in Tak Berkategori
1). ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom. Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Karena teknologi ini “paling murah”. Tidak perlu membangun jaringan kabel, mudah dipindahkan, tidak ada biaya ijin dan lain-lain. ISP terkoneksi satu sama lain dalam Internet Exchange, interkoneksi.
2. Prosedur berlangganan
Pelanggan yang berlangganan dengan sebuah ISP harus mengikuti aturan-aturan berlangganan yang ditetapkan oleh ISP tersebut. Biasanya masing-masing ISP memiliki kebijakan-kebijakan tersendiri namun pada umumnya ISP-ISP tersebut melarang pelanggan untuk menggunakan koneksi internet untuk keperluan-keperluan yang negative dan melanggar hukum.
Kita mungkin sudah kenal dengan Telkomnet instant, produk layanan internet ini adalah salah satu produk internet yang sudah cukup lama hadir di masyarakat. Pemakai sangat gampang dalam melakukan koneksi ke internet, cukup sediakan sebuah modem yang terhubung ke PC dan line telepon, pelanggan langsung bisa melakukan koneksi dengan mudah, cukup dial nomer tertentu masukkan username dan password, beres?.
Tipe layanan dari ISP biasanya dapat kita kategorikan menjadi 2 bagian yaitu :
1. Dial on demand Internet
Dial on demand ini adalah layanan internet dimana pelanggan tidak terkoneksi secara terus menerus ke internet. Pelanggan akan dibebani biaya berdasarkan lamanya mereka terkoneksi ke internet.
Contoh layanan internet dial on demand adalah : Telkomnet instant dari Telkom, layanan-layanan dial up dari ISP yang lain, juga beberapa layanan dari ISP wireless local.
2. Dedicated Internet
Pelanggan yang menggunakan dedicated internet akan terhubung terus dengan internet 24/7. Sistem pembayaran dari layanan ini juga biasanya dilakukan per bulan dimana pelanggan akan membayar sesuai dengan paket yang ditawarkan, baik selama sebulan tersebut pengguna memang benar menggunakan internet 24 jam penuh atau tidak.
Sistem dedicated ini biasanya mahal, dan biasanya untuk menekan biaya langganan, ISP memberikan beberapa metode untuk menekan harga misalnya dengan membatasi jumlah data yang boleh didownload dan diupload oleh pelanggan selama 1 bulan. Jumlah batasan data ini biasanya disebut dengan quota.
Contoh layanan internet dedicated internet adalah layanan-layanan dari Channel 11, ERA AKSES, Speedy dari Telkom dan layanan-layanan dari ISP wireless local.
3. Isi dari ISP
Apa sih isi dari ISP itu?
ISP itu isinya adalah orang dan peralatan-peralatan yang diperlukan untuk memberikan service koneksi internet kepada pelanggan-pelanggannya Peralatan-peralatan tersebut biasanya berupa server, router, peralatan-peralatan untuk koneksi ke pelanggan-pelanggannya dan peralatan-peralatan interkoneksi mereka ke upstream. Biasanya ISP bekerja sama dengan operator jaringan dalam menjalankan usahanya. Jadi ada juga ISP yang tidak memiliki peralatan jaringan. Mereka hanya punya SDM untuk penjualan, customer support dan billing atau penagihan. Sisanya, mulai bandwidth, system jaringan, diserahkan kepada operator jaringan. Misalnya saya adalah sebuah ISP bekerja sama dengan pemilik jaringan telepon untuk membuat system koneksi internet dial up. Saya juga membeli bandwidth dari pemilik jaringan telepon tersebut dan saya terima beres semuanya. Setelah itu saya tinggal menjual produk internet dial up tersebut, menyediakan system customer support dan menangani pembayaran.
4. FAQ tentang Pemilihan ISP
Pertanyaan-pertanyaan yang sering saya jumpai :
1. Mengapa ISP tidak bisa membersihkan virus?
Yang bisa membersihkan virus adalah sebuah program antivirus. Antivirus hanya bisa mengidentifikasikan atau menebak sebuah file/data/program itu adalah virus, jika file/data/program itu sudah utuh.
Sedangkan file/data/program yang diterima dan dilewatkan oleh ISP itu adalah dalam bentuk pecahan.
2. ISP yang bagus :
Kriteria apa sih yang bisa dipakai acuan oleh calon pengguna internet ?
a. Pelanggannya banyak
Sebuah ISP dengan ratusan pelanggan, mestinya secara kualitas lebih baik dibanding ISP yang masih memiliki puluhan pelanggan. Sebab ngga mungkin donk ratusan orang salah pilih. Dan kesempatan calon pelanggan untuk bertanya kepada pengguna ISP tersebut juga semakin gampang. Malah bisa jadi teman anda sudah menggunakannya. Kan lebih enak kalau kata ISP tersebut bagus atau tidak keluar dari teman yang bisa kita percaya.
Jadi pertanyaan calon pengguna internet kepada bagian marketing atau sales dari sebuah ISP adalah : Berapa jumlah pelanggan Anda?
b. Service.
ISP dan jaringan computer yang saling berkaitan pada dasarnya dibangun pada sebuah system yang tidak reliable. Masalah pada koneksi internet itu sangat lumrah terjadi. Bencana alam, kesalahan manusia, umur peralatan, kesalahan manusia saat mengoperasikan peralatan, listrik dsb bisa menyebabkan koneksi internet pelanggan mati. Jadi pastikan saat anda mengalami masalah dengan internet anda mempunyai tempat untuk berkonsultasi. Setidaknya anda tahu nanti masalah terjadi dimana dan kira-kira kita harus bagaimana sekarang untuk bisa mendapatkan koneksi internet lagi.
Ini penting bagi anda-anda yang awam dengan internet dan orang-orang yang menggunakan internet 24 jam sehari.
Kemudian jaminan-jaminan apa yang akan anda dapatkan jika menggunakan layanan sebuah ISP?
Sebab harga insvestasi awal untuk melakukan koneksi ke internet masih cukup mahal ya. Apakah ada jaminan terhadap investasi anda tersebut, kemudian jaminannya dalam bentuk apa?
Apakah ada kontrak khusus dengan anda, dan bagaimana sistemnya?
c. Mempunyai system redundancy.
Bahasa awamnya adalah system koneksi cadangan. Dimana koneksi ini akan berfungsi jika koneksi utama mereka mati. Sangat penting, seperti kondisi saat kabel FO dunia di Taiwan putus, kalau ISPnya tidak memiliki koneksi cadangan yang bagus, maka dipastikan selama 3 minggu koneksi anda tidak akan bisa digunakan.
d. Harga
harga sebenarnya adalah factor utama. Tapi sebenarnya pemilihan koneksi internet bagusnya dilihat dari perbandiangan antara harga dengan bandwidth dan kebutuhan anda. Sebab sekarang harga bandwidth internet di Denpasar sudah cukup standar dimana umumnya internet paling murah itu rata-rata dimulai dari 300ribu rupiah, walaupun ada saya dengar bisa 100-200ribu rupiah tapi saya belum pernah ketemu langsung dengan orang yang menggunakannnya.
Harga sebanding dengan bandwidth atau kecepatan internet. Semakin murah, semakin kecil kecepatannya. Kita tidak perlu berargumen banyak dalam hal ini sebab, fakta secara teknis memang begitu. Kalau dari sisi marketing, beda cerita lah
2.Pengertian IP Address
Apakah sebenarnya IP address itu, IP address dapat di analogikan sebagai alamat sebuah rumah, Nomer Telpon sebauh HandPhone, IP address digunakan untuk memberikan alamat berbagai website di dunia, Komputer di dunia secara unik, sehingga dapat di akses oleh seluruh penduduk penjuru dunia yang terkoneksi ke Internet.
IP address sendiri dibagi menjadi dua macam yaitu:
IP address Publik
adalah IP address yang dapat di akses oleh pengguna internet diseluruh dunia, dan IP address publik diberikan oleh badan khusus dunia yang menangani mengenai IP address yaitu IANA.
IP address Lokal
adalah IP address yang dapat diakses hanya di jaringan komputer, di area lokal, dalam arti jaringan private, misal jaringan warnet, jaringan kantor dan IP address ini tidak dapat di akses langsung dari internet, hanya dapat di akses dari jaringan lokal. adapun Range jaringan lokal adalah sebagai berikut:
· 10.0.0.0 - 10.255.255.255
· 172.16.0.0 - 172.31.255.255
· 192.168.0.0 - 192.168.255.255
Pembagian Kelas IP Address
Jumlah IP address yang tersedia secara teoritis adalah 255×255×255×255 atau sekitar 4 milyar lebih yang harus dibagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Pembagian kelas-kelas ini ditujukan untuk mempermudah alokasi IP Address, baik untuk host/jaringan tertentu atau untuk keperluan tertentu.
IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (net ID) dan bagian host (host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E.
Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Contohnya IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jumlah host yang dapat ditampung oleh tiap jaringan sangat besar. Kelas D dan E tidak digunakan secara umum, kelas D digunakan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk keprluan eksperimental. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :
Bit pertama IP address kelas A adalah 0, dengan panjang net ID 8 bit dan panjang host ID 24 bit. Jadi byte pertama IP address kelas A mempunyai range dari 0-127. Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255×255×255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini:

IP address kelas A
Dua bit IP address kelas B selalu diset 10 sehingga byte pertamanya selalu bernilai antara 128-191. Network ID adalah 16 bit pertama dan 16 bit sisanya adalah host ID sehingga kalau ada komputer mempunyai IP address 167.205.26.161, network ID = 167.205 dan host ID = 26.161. Pada. IP address kelas B ini mempunyai range IP dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx, yakni berjumlah 65.255 network dengan jumlah host tiap network 255 x 255 host atau sekitar 65 ribu host.

IP address kelas B
IP address kelas C mulanya digunakan untuk jaringan berukuran kecil seperti LAN. Tiga bit pertama IP address kelas C selalu diset 111. Network ID terdiri dari 24 bit dan host ID 8 bit sisanya sehingga dapat terbentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 host.

IP address kelas C
IP address kelas C digunakan untuk keperluan multicasting. 4 bit pertama IP address kelas C selalu diset 1110 sehingga byte pertamanya berkisar antara 224-247, sedangkan bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal istilah network ID dan host ID.
IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum. 4 bit pertama IP address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255.
Sebagai tambahan dikenal juga istilah Network Prefix, yang digunakan untuk IP address yang menunjuk bagian jaringan.Penulisan network prefix adalah dengan tanda slash “/” yang diikuti angka yang menunjukkan panjang network prefix ini dalam bit. Misal untuk menunjuk satu network kelas B 167.205.xxx.xxx digunakan penulisan 167.205/16. Angka 16 ini merupakan panjang bit untuk network prefix kelas B.
Mengkonfigurasi TCP/IP
Implementasi TCP/IP pada Windows98 meliputi protokol standar TCP/IP, kompatible dengan
TCP/IP berbasis jaringan. Protokol standar TCP/IP termasuk:
1. Internet Protocol,
2. Transmission Control Protocol (TCP),
3. Internet Control Message Protocol (ICMP),
4. Address Resolusion Protocol (ARP),
5. User Datagram Protocol (UDP).
TCP/IP harus dikonfigurasikan sebelum dahulu agar bisa “berkomunikasi” di dalam jaringan
komputer. Setiap kartu jaringan komputer yang telah diinstall memerlukan IP address dan subnet
mask. IP address harus unik (berbeda dengan komputer lain), subnet mask digunakan untuk
membedakan network ID dari host ID.
Memberikan IP Address
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host
Configuration Protocol (DHCP) atau disi secara manual.

Gambar 2.4. IP address dalam TCP/IP properties
Prosedur yang dilakukan untuk mengisikan IP address:
1. Buka Control Panel dan double-klik icon Network.
2. Di dalam tab Configuration, klik TCP/IP yang ada dalam daftar untuk kartu jaringan yang telah
diinstall.
3. Klik Properties.
4. Di dalam tab IP Address, terdapat 2 pilihan:
* Obtain an IP address automatically
IP address akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address
secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi
client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan
pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address
tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
* Specify an IP address
IP address dan subnet mask diisi secara manual.
5. Klik OK.
6. Jika diperlukan masuk kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab Gateway,
masukkan nomor alamat server.
7. Klik OK.
8. Jika diperlukan untuk mengaktifkan Windows Internet Naming Service (WINS) server, kembali
ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab WINS Configuration, dan klik Enable
WINS Resolution serta masukan nomor alamat server.
9. Jika diperlukan untuk mengaktifkan domain name system (DNS), kembali ke dalam kotak
dialog TCP/IP Properties, klik tab DNS Configuration, klik Enable DNS, masukkan nomor
alamat server.
10. Klik OK.

3. Dalam dunia website/weblog sekarang ini, khususnya bagi para publisher dan blogger diperlukan pengetahuan tentang Search Engine Optimization, website/weblog yang telah sobat buat tugas selanjutnya adalah mendaftarkan website/weblog sobat ke mesin pencari Google atau yang lainnya. Sebelum mendaftarkan website/weblog yang telah dibuat; sekarang yang menjadi pertanyaan apa itu search engine optimization, cara kerja dan fungsi suatu search engine.
1. Pengertian Search Engine
Mesin pencari web atau yang lebih dikenal dengan istilah web search engine merupakan program komputer yang dirancang untuk mencari informasi yang tersedia didalam dunia maya. Berbeda halnya dengan direktori web (seperti dmoz.org) yang dikerjakan oleh manusia untuk mengelompokkan suatu halaman informasi berdasarkan kriteria yang ada, web search engine mengumpulkan informasi yang tersedia secara otomatis.
2. Cara Kerja Search Engine
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www. Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data
tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.
Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.
Mesin pencari lain yang menggunakan proses real-time, seperti Orase, tidak menggunakan indeks dalam cara kerjanya. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal seperti informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada broken link, dan lebih sedikit sumberdaya sistem yang diperlukan (Google menggunakan hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.). Tetapi, ada juga kelemahannya yaitu pencarian lebih lama rampungnya.
3. Komponen utama dalam Search Engine
Sebuah search engine memiliki beberapa komponen agar dapat menyediakan layanan utamanya sebagai sebuah mesin pencari informasi. Komponen tersebut antara lain :
1. Web Crawler
Web crawler atau yang dikenal juga dengan istilah web spider bertugas untuk mengumpulkan semua informasi yang ada di dalam halaman web. Web crawler bekerja secara otomatis dengan cara memberikan sejumlah alamat website untuk dikunjungi serta menyimpan semua informasi yang terkandung didalamnya. Setiap kali web crawler mengunjungi sebuah website, maka dia akan mendata semua link yang ada dihalaman yang dikunjunginya itu untuk kemudian di kunjungi lagi satu persatu.
Proses web crawler dalam mengunjungi setiap dokumen web disebut dengan web crawling atau spidering. Beberapa websites, khususnya yang berhubungan dengan pencarian menggunakan proses spidering untuk memperbaharui data data mereka. Web crawler biasa digunakan untuk membuat salinan secara sebhagian atau keseluruhan halaman web yang telah dikunjunginya agar dapat dip roses lebih lanjut oleh system pengindexan. Crawler dapat juga digunakan untuk proses pemeliharaan sebuah website, seperti memvalidasi kode html sebuah web, dan crawler juga digunakan untuk memperoleh data yang khusus seperti mengumpulkan alamat e-mail.
Web crawler termasuk kedalam bagian software agent atau yang lebih dikenal dengan istilah program bot. Secara umum crawler memulai prosesnya dengan memberikan daftar sejumlah alamat website untuk dikunjungi, disebut sebagai seeds. Setiap kali sebuah halaman web dikunjungi, crawler akan mencari alamat yang lain yang terdapat didalamnya dan menambahkan kedalam daftar seeds sebelumnya.
Dalam melakukan prosesnya, web crawler juga mempunyai beberapa persoalan yang harus mampu di atasinya. Permasalahan tersebut mencakup :
* Halaman mana yang harus dikunjungi terlebih dahulu.
* Aturan dalam proses mengunjungi kembali sebuah halaman.
* Performansi, mencakup banyaknya halaman yang harus dikunjungi.
* Aturan dalam setiap kunjungan agar server yang dikunjungi tidak kelebihan beban.
* Kegagalan, mencakup tidak tersedianya halaman yang dikunjungi, server down, timeout, maupun jebakan yang sengaja dibuat oleh webmaster.
* Seberapa jauh kedalaman sebuah website yang akan dikunjungi.
* Hal yang tak kalah pentingnya adalah kemampuan web crawler untuk mengikuti
perkembangan teknologi web, dimana setiap kali teknologi baru muncul, web crawler harus dapat menyesuaikan diri agar dapat mengunjungi halaman web yang menggunakan teknologi baru tersebut.
Proses sebuah web crawler untuk mendata link – link yang terdapat didalam sebuah halaman web menggunakan pendekatan regular expression. Crawler akan menelurusi setiap karakter yang ada untuk menemukan hyperlink tag html (). Setiap hyperlink tag yang ditemukan diperiksa lebih lanjut apakah tag tersebut mengandung atribut nofollow rel, jika tidak ada maka diambil nilai yang terdapat didalam attribute href yang merupakan sebuah link baru.
2. Indexing system
Indexing system bertugas untuk menganalisa halaman web yang telah tersimpan sebelumnya dengan cara mengindeks setiap kemungkinan term yang terdapat di dalamnnya. Data term yang ditemukan disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya.
Indexing system mengumpulkan, memilah dan menyimpan data untuk memberikan kemudahan dalam pengaksesan informasi secara tepat dan akurat. Proses pengolahan halaman web agar dapat digunakan untuk proses pencarian berikutnya dinakamakan web indexing. Dalam implementasinya index system dirancang dari penggabungan beberapa cabang ilmu antara lain ilmu bahasa, psikologi, matematika, informatika, fisika, dan ilmu komputer.
Tujuan dari penyimpanan data berupa indeks adalah untuk performansi dan kecepatan dalam menemukan informasi yang relevan berdasarkan inputan user. Tanpa adanya indeks, search engine harus melakukan scan terhadap setiap dokumen yang ada didalam database. Hal ini tentu saja akan membutuhkan proses sumber daya yang sangat besar dalam proses komputasi. Sebagai contoh, indeks dari 10.000 dokumen dapat diproses dalam waktu beberapa detik saja, sedangkan penulusuran secara berurutan setiap kata yang terdapat di dalam 10.000 dokumen akan membutuhkan waktu yang berjam lamanya. Tempat tambahan mungkin akan dibutuhkan di dalam computer untuk penyimpanan indeks, tapi hal ini akan terbayar dengan penghematan waktu pada saat pemrosesan pencarian dokumen yang dibutuhkan.
3. Search system
Search system inilah yang berhubungan langsung dengan pengguna, meyediakan hasil pencarian informasi yang diinginkan. Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan kata pencarian biasanya dengan beberapa kata kunci, search system akan mencari data dari indeks database, data yang cocok kemudian akan ditampilkan, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.
Mesin pencari web atau yang lebih dikenal dengan istilah web search engine merupakan program komputer yang dirancang untuk mencari informasi yang tersedia didalam dunia maya. Berbeda halnya dengan direktori web (seperti dmoz.org) yang dikerjakan oleh manusia untuk mengelompokkan suatu halaman informasi berdasarkan kriteria yang ada, web search engine mengumpulkan informasi yang tersedia secara otomatis.
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan hampir semua informasi halaman web, yang diambil langsung dari www. Halaman-halaman ini diambil secara otomatis. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data
tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.
Sebuah search engine memiliki beberapa komponen agar dapat menyediakan layanan utamanya sebagai sebuah mesin pencari informasi. Komponen tersebut antara lain :
Web crawler atau yang dikenal juga dengan istilah web spider bertugas untuk mengumpulkan semua informasi yang ada di dalam halaman web. Web crawler bekerja secara otomatis dengan cara memberikan sejumlah alamat website untuk dikunjungi serta menyimpan semua informasi yang terkandung didalamnya. Setiap kali web crawler mengunjungi sebuah website, maka dia akan mendata semua link yang ada dihalaman yang dikunjunginya itu untuk kemudian di kunjungi lagi satu persatu.
* Aturan dalam proses mengunjungi kembali sebuah halaman.
* Performansi, mencakup banyaknya halaman yang harus dikunjungi.
* Aturan dalam setiap kunjungan agar server yang dikunjungi tidak kelebihan beban.
* Kegagalan, mencakup tidak tersedianya halaman yang dikunjungi, server down, timeout, maupun jebakan yang sengaja dibuat oleh webmaster.
* Seberapa jauh kedalaman sebuah website yang akan dikunjungi.
* Hal yang tak kalah pentingnya adalah kemampuan web crawler untuk mengikuti
perkembangan teknologi web, dimana setiap kali teknologi baru muncul, web crawler harus dapat menyesuaikan diri agar dapat mengunjungi halaman web yang menggunakan teknologi baru tersebut.
Indexing system bertugas untuk menganalisa halaman web yang telah tersimpan sebelumnya dengan cara mengindeks setiap kemungkinan term yang terdapat di dalamnnya. Data term yang ditemukan disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya.
Search system inilah yang berhubungan langsung dengan pengguna, meyediakan hasil pencarian informasi yang diinginkan. Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan kata pencarian biasanya dengan beberapa kata kunci, search system akan mencari data dari indeks database, data yang cocok kemudian akan ditampilkan, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.
contoh Search Engine selain Google dan Yahoo
Alta Vista http:// www.altavista.com Alta Vista merupakan salah satu search engines yang sangat cepat dan memiliki cakupan luas serta mampu melakukan pencarian dokumen full-text di WEB dan artikel-artikel Usenet. Pencarian artikel atau dokumen dapat dilakukan dengan kata kunci, frase kunci atau berupa pertanyaan dibantu dg operator “boolean” (AND,OR, AND NOT, NEAR). Kelebihan lain dari altavista yang tdk dimiliki oleh search engine lain, adalah adanya fasilitas “spelling checker” yang secara otomatis dpt menginformasikan keyword pencarian yang salah dan membetulkannya tanpa melakukan pencarian ulang. Fasilitas “translate” dari beberapa bahasa ke bahasa yang lain, baik dokumen dr hasil penelusuran maupun dokumen pribadi,menjadikan altavista search engine yang inovatif, dan favorit.
Excite http://
Sumber dari:
http://frank-poe2t.blogspot.com/2008/01/pengertian-ip-address-dan-teknik.html
http://smanparungkuda.cilacaponline.web.id/wordpress/?p=14
http://pratiwiastuti.blogspot.com/2009/01/pengertian-isp.html
http://en.wikipedia.org/wiki/ISP
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20101120154159AAvO6FD
Tags: Add new tag
Posted in Tak Berkategori
2-HTML FORMAT TEKS ::
OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pemformatan teks.
MATERI:
Element BR(line break), Element P(paragraph), Element H1,H2,H3,H4,H5,H6(header), Element B(bold), Element I(italic), Element U(underline), Element PRE(preformated text), Element CENTER, Element BASEFONT, Element FONT, Element HR(horizontal rule)
ELEMENT BR (Line Break)
Element BR berfungsi untuk ganti baris. Dan element BR ini tidak mempunyai tag penutup.
Sintaks:
<br>
ELEMENT P (Paragraph)
Element P berfungsi untuk ganti paragraf yang diikuti dengan baris kosong di awal dan akhir paragraf. Tag penutup </p> sifatnya optional jika suatu paragraf diikuti oleh paragraf berikutnya. Jika tag </p> diabaikan, maka paragraf itu tidak akan diikuti dengan baris kosong di akhir paragraf.
Element P mempunyai attribute yaitu align yang bernilai “left”, “center”, “right” yang menspesifikasikan posisi tepi horizontal dari paragraf (default: “left”).
Sintaks:
<p align=”left”|”center”|”right”>
……………………..
</p>
ELEMENT H1,H2,H3,H4,H5,H6 (Header)
Element H1,H2,H3,H4,H5,H6 berfungsi untuk membuat header dengan format 6 jenis ukuran huruf dan tercetak tebal. Nilai ukuran huruf terbesar adalah H1 dan terkecil adalah H6. Element ini mempunyai attribute yaitu align yang bernilai “left”, “center”, “right” yang menspesifikasikan posisi horizontal dari header (default: “left”).
Sintaks:
<hx align=”left”|”center”|”right”>
……………………..
</hx>
x : 1 … 6
ELEMENT B (Bold)
Element B berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak tebal (bold).
Sintaks:
<b>
……………………..
</b>
ELEMENT I (Italic)
Element I berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak miring (italic).
Sintaks:
<i>
……………………..
</i>
ELEMENT U (Underline)
Element U berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak garis bawah (underline).
Sintaks:
<u>
……………………..
</u>
ELEMENT PRE (Preformated text)
Element PRE berfungsi untuk menampilkan teks seperti apa adanya.
Sintaks:
<pre>
……………………..
</pre>
ELEMENT CENTER
Element CENTER berfungsi untuk menampilkan teks dengan posisi horizontal ditengah.
Sintaks:
<center>
……………………..
</center>
ELEMENT BASEFONT
Element BASEFONT berfungsi untuk merubah dasar ukuran huruf tampilan dari web browser. Attribute dari element ini adalah size yang merupakan ukuran huruf dengan nilai “1″ sampai dengan “7″ pixel, atau berupa ukuran relatif ( + atau - ), default nya adalah “3″ pixel. Element ini tidak mempunyai tag penutup.
Sintaks:
<basefont size=”pixel”>
ELEMENT FONT
Element FONT berfungsi untuk merubah jenis, ukuran dan warna dari tampilan huruf. Element ini mempunyai attribute color untuk merubah warna huruf, face untuk merubah jenis huruf (jika lebih dari satu jenis huruf, harus dibatasi dengan koma), dan size untuk merubah ukuran huruf (pixel).
Sintaks:
<font color=”warna” face=”font” size=”pixel”>
……………………..
</font>
ELEMENT HR (Horizontal Rule)
Element HR berfungsi untuk membuat suatu garis horizontal. Element ini tidak mempunyai tag penutup dan mempunyai attribute align untuk menempatkan posisi secara horizontal (”left”, “center”, “right”), size untuk ukuran ketebalan garis (”pixel”), width untuk ukuran panjang garis (”persen”), dan noshade (garis solid).
Sintaks:
<hr align=”left”|”center”|”right” size=”pixel” width=”persen” noshade>
OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pemformatan teks.
MATERI:
Element BR(line break), Element P(paragraph), Element H1,H2,H3,H4,H5,H6(header), Element B(bold), Element I(italic), Element U(underline), Element PRE(preformated text), Element CENTER, Element BASEFONT, Element FONT, Element HR(horizontal rule)
ELEMENT BR (Line Break)
Element BR berfungsi untuk ganti baris. Dan element BR ini tidak mempunyai tag penutup.
Sintaks:
<br>
ELEMENT P (Paragraph)
Element P berfungsi untuk ganti paragraf yang diikuti dengan baris kosong di awal dan akhir paragraf. Tag penutup </p> sifatnya optional jika suatu paragraf diikuti oleh paragraf berikutnya. Jika tag </p> diabaikan, maka paragraf itu tidak akan diikuti dengan baris kosong di akhir paragraf.
Element P mempunyai attribute yaitu align yang bernilai “left”, “center”, “right” yang menspesifikasikan posisi tepi horizontal dari paragraf (default: “left”).
Sintaks:
<p align=”left”|”center”|”right”>
……………………..
</p>
ELEMENT H1,H2,H3,H4,H5,H6 (Header)
Element H1,H2,H3,H4,H5,H6 berfungsi untuk membuat header dengan format 6 jenis ukuran huruf dan tercetak tebal. Nilai ukuran huruf terbesar adalah H1 dan terkecil adalah H6. Element ini mempunyai attribute yaitu align yang bernilai “left”, “center”, “right” yang menspesifikasikan posisi horizontal dari header (default: “left”).
Sintaks:
<hx align=”left”|”center”|”right”>
……………………..
</hx>
x : 1 … 6
ELEMENT B (Bold)
Element B berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak tebal (bold).
Sintaks:
<b>
……………………..
</b>
ELEMENT I (Italic)
Element I berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak miring (italic).
Sintaks:
<i>
……………………..
</i>
ELEMENT U (Underline)
Element U berfungsi untuk membuat tampilan teks tercetak garis bawah (underline).
Sintaks:
<u>
……………………..
</u>
ELEMENT PRE (Preformated text)
Element PRE berfungsi untuk menampilkan teks seperti apa adanya.
Sintaks:
<pre>
……………………..
</pre>
ELEMENT CENTER
Element CENTER berfungsi untuk menampilkan teks dengan posisi horizontal ditengah.
Sintaks:
<center>
……………………..
</center>
ELEMENT BASEFONT
Element BASEFONT berfungsi untuk merubah dasar ukuran huruf tampilan dari web browser. Attribute dari element ini adalah size yang merupakan ukuran huruf dengan nilai “1″ sampai dengan “7″ pixel, atau berupa ukuran relatif ( + atau - ), default nya adalah “3″ pixel. Element ini tidak mempunyai tag penutup.
Sintaks:
<basefont size=”pixel”>
ELEMENT FONT
Element FONT berfungsi untuk merubah jenis, ukuran dan warna dari tampilan huruf. Element ini mempunyai attribute color untuk merubah warna huruf, face untuk merubah jenis huruf (jika lebih dari satu jenis huruf, harus dibatasi dengan koma), dan size untuk merubah ukuran huruf (pixel).
Sintaks:
<font color=”warna” face=”font” size=”pixel”>
……………………..
</font>
ELEMENT HR (Horizontal Rule)
Element HR berfungsi untuk membuat suatu garis horizontal. Element ini tidak mempunyai tag penutup dan mempunyai attribute align untuk menempatkan posisi secara horizontal (”left”, “center”, “right”), size untuk ukuran ketebalan garis (”pixel”), width untuk ukuran panjang garis (”persen”), dan noshade (garis solid).
Sintaks:
<hr align=”left”|”center”|”right” size=”pixel” width=”persen” noshade>
OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pembuatan daftar urutan.
MATERI:
Element OL(ordered list), Element UL(unordered list), Element LI(list item).
ELEMENT OL (Orderd List)
Element OL berfungsi untuk membuat nomor daftar urut. Element ini mempunyai attribute yaitu start, dan type. Attribute start berfungsi untuk memberikan nilai awal dari daftar urutan, attribute type berfungsi untuk memilih bentuk daftar urutan yaitu A untuk abjad huruf besar, a untuk abjad huruf kecil, I untuk abjad romawi besar, i untuk abjad romawi kecil, 1 untuk angka decimal (default: start=”1″ type=”1″ ). Dalam element OL harus terdapat beberapa element LI.
Sintaks:
<ol start=”number” type=”A”|”a”|”I”|”i”|”1″>
……………………
</ol>
ELEMENT UL (Unordered List)
Element UL berfungsi untuk membuat daftar tanpa nomor urut (dalam format bullet). Element ini mempunyai attribute yaitu type. Attribute type berfungsi untuk memilih bentuk bullet yang digunakan. Nilai dari pada attribute type ini adalah “circle”, “square” dan “disc” . Dalam element UL harus terdapat beberapa element LI.
Sintaks:
<ul type=”circle”|”square”|”disc”>
……………………..
</ul>
ELEMENT LI (List Item)
Element LI merupakan isi dari pada daftar. Element ini harus berada di dalam element OL atau UL. Element ini mempunyai attribute type dan value. Nilai attribute type adalah A,a,I,i,1,circle,square,disc dan attribute value berisikan nilai nomor urutan dari attribute type.
Sintaks:
<li type=”A”|”a”|”I”|”i”|”1″|”circle”|”square”|”disc”>
……………………..
</li>
OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pembuatan tabel.
MATERI:
Element TABLE, Element CAPTION, Element TH(table header), Element TR(table row), Element TD(table data)
ELEMENT TABLE
Element TABLE befungsi untuk membuat suatu data multidimensi yang terdiri atas kolom dan baris. Element ini mempunyai attribute seperti align, bgcolor, border, cellpadding(jarak antara tepi sel dengan isi sel), cellspacing(jarak antara sel), width(lebar tabel), height(tinggi tabel). Element TABLE berisikan element CAPTION, TH, TR dan TD.
Sintaks:
<table
align=”left”|”center”|”right”
bgcolor=”color”
border=”pixel”
cellpadding=”pixel”
cellspacing=”pixel”
width=”pixel”|”%”
height=”pixel”|”%” >
……………………
</table>
ELEMENT CAPTION
Element CAPTION berfungsi untuk membuat judul dari tabel. Element ini harus berada di dalam element TABLE dan mempunyai attribute align dengan nilai top(judul terletak di atas tabel), dan bottom(judul terletak di bawah tabel).
Sintaks:
<caption align=”top”|”bottom”>
……………………..
</caption>
ELEMENT TR (Table Row)
Element TR mendefinisikan baris pada tabel dan element ini harus berada di dalam element TABLE. Pada element TR terdapat element TH dan TD. Attribute yang terdapat pada element ini adalah align, valign(posisi vertikal), dan bgcolor.
Sintaks:
<tr
align=”left”|”center”|”right”
valign=”top”|”middle”|”bottom”
bgcolor=”color”>
……………………..
</tr>
ELEMENT TH (Table Header) dan TD (Table Data)
Element TH dan TD merupakan informasi pada tabel. TH mendefinisikan isi sel sebagai header sel pada kolom tabel dan datanya tercetak tebal dan dengan posisi ditengah sel. Element TH dan TD ini harus terletak di dalam element TR. Attribute kedua element ini adalah align, valign, bgcolor, colspan, rowspan
Sintaks:
<th
align=”left”|”center”|”right”
valign=”top”|”middle”|”bottom”
bgcolor=”color”
colspan=”number”
rowspan=”number”>
……………………..
</th>
<td
align=”left”|”center”|”right”
valign=”top”|”middle”|”bottom”
bgcolor=”color”
colspan=”number”
rowspan=”number”>
……………………..
</td>
5-HTML IMAGE (GAMBAR) ::
OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk menampilkan gambar.
MATERI:
Element IMG (Image)
ELEMENT IMG
Element IMG befungsi untuk menampilkan gambar. Element ini tidak mempunyai tag penutup dan mempunyai attribute yaitu align, alt (teks alternatif jika gambar tidak tampil), border, height, width, hspace (jarak kosong posisi horizontal, vspace (jarak kosong posisi vertikal), src (lokasi dari gambar itu disimpan beserta nama file-nya).
Sintaks:
<img
align=”left”|”right”|”top”|”middle”|”bottom”
alt=”text”
border=”pixel”
width=”pixel”|”%”
height=”pixel”|”%”
hspace=”pixel”
vspace=”pixel”
src=”uri”>
6-HTML HYPERLINK ::
OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk menghubungkan ke internal atau eksternal halaman web.
MATERI:
Element A
ELEMENT A
Element A befungsi untuk menghubungkan ke internal ataupun eksternal halaman web. Element ini mempunyai attribute href, name, dan target. Attribute href berfungsi sebagai hypertext reference yang mempunyai nilai URI (uniform resource identifier) yang akan menghubungkan ke eksternal halaman web. Attribute name berfungsi untuk menghubungkan ke tempat tujuan dalam halaman web (anchor). Attribute target berfungsi untuk menampilkan halaman web pada suatu jendela frame atau jendela baru.
Sintaks:
<a href=”uri” name=”name” target=”_blank”|”parent”|”_top”|”_self”>
………………………
</a>
7-HTML FORM ::
OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pembuatan form.
MATERI:
Element FORM, Element INPUT, Element SELECT, Element OPTION, Element TEXTAREA
ELEMENT FORM
Element FORM berfungsi untuk mendefinisikan form interaktif. Element ini mempunyai attribute yaitu action, dan method. Attribute action berisikan aksi terhadap form yang dikirim (URI) dan attribute method berisikan metode form melakukan proses pengiriman(GET/POST).
Sintaks:
<form action=”action” method=”GET”|”POST”>
………………………
</form>
ELEMENT INPUT
Element INPUT berfungsi untuk mendefinisikan input yang akan dimasukkan pengguna. Element ini mempunyai attribute yaitu name, size, type, value, checked.
Attribute name mendefinisikan nama dari input kontrol form, attribute size mendefinisikan ukuran teks pada input kontrol, type mendefinisikan bentuk-bentuk input kontrol, value mendefinisikan nilai awal/reset/submit, checked mendefinisikan pilihan terpilih pada type radio/checkbox. Element ini tidak mempunyai tag penutup dan harus berada di dalam element FORM.
Sintaks:
<input
name=”name”
size=”number”
type=”text”|”checkbox”|”radio”|”submit”|”reset”
value=”value”
checked >
ELEMENT SELECT
Element SELECT berfungsi untuk mendefinisikan opsi pilihan pada form kontrol. Element ini mempunyai attribute yaitu name, size, multiple(diizinkan banyak pilihan). Element ini harus berada di dalam element FORM.
Sintaks:
<select
name=”name”
size=”number”
multiple >
…………………
</select>
ELEMENT OPTION
Element OPTION mendefinisikan opsi pilihan pada menu SELECT. Element ini mempunyai attribute selected, dan value. Attribute selected opsi terpilih dan attribute value berisikan nilai element OPTION.
Sintaks:
<option
selected
value=”number” >
…………………
</option>
ELEMENT TEXTAREA
Element TEXTAREA berfungsi sebagai input kontrol form untuk memasukkan teks lebih dari satu baris. Element ini mempunyai attribute yaitu name, cols, rows. Attribute name mendefinisikan nama input kontrol form element textarea, attribute cols mendefinisikan jumlah kolom textarea yang terlihat, dan attribute rows mendefinisikan jumlah baris textarea yang terlihat. Element ini harus berada di dalam element FORM
Sintaks:
<textarea
name=”name”
cols=”number”
rows=”number” >
…………………
</textarea>
8-HTML FRAME ::
OBJEKTIF:
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element frame untuk menampilkan informasi dalam bentuk subwindows.
MATERI:
Element FRAMESET, Element FRAME, Element NOFRAMES
ELEMENT FRAMESET
Element FRAMESET berfungsi untuk membagi isi jendela web browser menjadi beberapa bagian. Element ini mempunyai attribute yaitu cols (membagi jendela berdasarkan kolom), rows (membagi jendela berdasarkan baris), border , bordercolor, frameborder (untuk menampilkan border frame), dan framespacing (spasi antara frame). Element FRAMESET terletak di antara element HEAD dan BODY.
Sintaks:
<frameset
cols=”list”
rows=”list”
border=”pixel”
bordercolor=”color”
frameborder=”yes”|”no”
framespacing=”pixel”>
………………………
</frameset>
ELEMENT FRAME
Element FRAME mendefinisikan frame yang terdapat dalam frameset. Element ini mempunyai attribute yaitu name (nama frame), marginheight, marginwidth, bordercolor, frameborder, noresize, scrolling, src (dokumen yang ditampilkan pada frame). Element ini tidak mempunyai tag penutup.
Sintaks:
<frame
name=”name”
marginheight=”pixel”
maginwidth=”pixel”
bordercolor=”color”
frameborder=”yes”|”no”
noresize
scrolling=”yes”|”no”
src=”uri”>
ELEMENT NOFRAMES
Element NOFRAME mendefinisikan isi yang akan ditampilkan jika suatu frame tidak dapat diakses .
Sintaks:
<noframes>
…………………
</noframes>
HTML
Jika anda baru terjun di dunia maya alias pemula (newbie) dan tertarik ingin belajar HTML untuk membuat website sendiri maka anda tidak salah datang ke blog ini, karena disini anda akan mendapatkan tutorial, tips, triks dan artikel-artikel tentang bagaimana cara belajar HTML untuk membuat website.
Di Internet sebenarnya kita bisa saja mendapatkan banyak template baik yang gratis maupun yang berbayar, namun kadang tidak sesuai dengan keinginan (selera) kita. Maka kita harus meng-edit dan melakukan perubaha-perubahan. Di dalam mengedit dan melakukan perubahan inilah kita harus mengerti dan memahami bahasa HTML. Untuk belajar anda dapat menggunakan program HTML seperti Ms FrontPage, Dreamweaver atau Text Editor (Notepad), sesuai dengan selera anda masing-masing. Namun untuk tutorial ini akan diajarkan dengan menggunakan teks editor yang simpel yaitu Notepad, jika anda ingin teks editor yang lebih interaktif anda bisa menggunakan Notepad++.
Pengenalan HTML
Pengertian singkat tentang HTML
HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan bahasa standar untuk membuat suatu dokumen HTML (halaman web) yang terdiri dari kode-kode singkat tertentu, dimana dengan kode-kode tersebut akan memerintahkan Web browser bagaimana untuk menampilkan halaman Web yang terdiri dari berbagai macam format file seperti texs, grafik, animasi link maupun audio-video.
Sedangkan Web browser adalah sebuah progam yang dapat menterjemahkan kode perintah dari dokumen HTML tersebut sehingga dapat kita lihat, baca dan dengar. Contoh dari Web Browser adalah Internet Exsplorer, Netscape Navigator, Mozilla Firefox, Opera, Safari dll.
HTML mempunyai file perluasan (extention) htm atau html. Dimana kedua perluasan tersebut adalah sama, jadi anda boleh menyimpan file dokumen HTML dengan extention “.htm” atau “.html”.
Untuk mulai belajar HTML kita akan menggunakan Texs Editor, Notepad. Di bawah ini adalah contoh suatu dokumen HTML yang sangat sederhana. Buka Notepad, silahkan mulai dengan mengetikkan (copy/paste) texs di bawah ini:
<html>
<head>
<title>Titel Websiteku</title>
</head>
<body>
Ini adalah dokumen HTML pertamaku
</body>
</html>
Simpan file tersebut dengan pilihan “save as” ke C:\My Documents dengan nama “websiteku.htm.” Kemudian buka browser dari menu File, klik Open dan tujukan ke C:\My Documents\websiteku.htm “klik Ok” maka halaman website pertama anda akan ditampilkan.
*Lakukan hal yang sama untuk contoh-contoh selanjutnya.
Perintah didalam dokumen HTML terdiri dari berbagai struktur penyusun seperti tag, elemen, atribut dan nilai. Tag terdiri dari lambang-lambang khusus seperti: ” <”, ” >” dan “/”, untuk menuliskannya di dalam dokumen HTML dimulai dengan tag pembuka ” <…>”dan diakhiri dengan tag penutup ” </…>”. Kemudian di dalam tag tersebut terdapat teks seperti contoh diatas :html, head, title,body dan yang lainnya ini disebut dengan Elemen HTML.
Elemen HTML kemudian ada yang memiliki atribut dan nilai tertentu, seperti contoh untuk membuat warna latar belakang (background): <body bgcolor=”0000ff”>, body merupakan elemen, bgcolor adalah atribut dan 0000ff merupakan nilai (value).
Elemen HTML mempunyai tiga hal penting yaitu: tag pembuka, isi, dan tag penutup. Sebagai contoh: Elemen html mempunyai tag pembuka ” <html>” dan tag penutup ” </html>” dan yang berada diantaranya merupakan isi dari elemen html. Untuk menuliskan Elemen HTML bisa menggunakan huruf besar maupun huruf kecil. Contoh: <HTML>, <HtMl>, <HTml>, <html>, semuanya adalah sama.
Tag Dasar HTML
Komponen dasar dari suatu dokumen HTML terdiri dari tag elemen HTML, HEAD dan BODY. Berikut ini adalah penjelasan dari Tag Elemen tersebut:
<html>
<head>
<title>Disini titel websiteku</title>
</head>
<body>
Disini adalah konten yang tampil di browser
</body>
</html>
Tag pertama pada dokumen HTML diatas adalah: ” <html>” tag ini merupakan awal dari suatu dokumen HTML, dan tag ” </html>” merupakan akhir dari dokumen HTML. Isi keseluruhan dari suatu dokumen HTML selalu berada diantara tag <html>…</html>.
Kemudian tag ” <head>…</head>” (header) adalah informasi dari dokumen HTML. Informasi di dalam header meliputi: title, meta, style, script dll. Selain Title informasi di dalam header ini nantinya tidak akan di tampilkan di web browser.
Tag berikutnya adalah ” <title>…</title>” merupakan bagian dari Head, tag ini adalah sebagai Titel dari dokumen HTML, titel ini akan tampil di titel dan tab browser. Sebagai contoh sewaktu anda membuka file contoh diatas perhatikan akan muncul tulisan “Disini titel websiteku”.
Tag “<body>…</body>” merupakan isi dari suatu dokumen HTML yang akan ditampilkan di web browser, yang terdiri dari berbagai macam format file berupa texs, grafik, link, animasi maupun audio-video (multimedia).
Format Font HTML
Tag HTML untuk font adalah <font>…</font>, dengan tag ini kita bisa menentukan jenis font (face), warna (color), dan ukuran (size), untuk lebih jelasnya mari kita perhatikan contoh berikut ini:
<html>
<head></head>
<body>
Untuk membuat jenis font (face):
<h1><font face=”Verdana”>Judul dengan font Verdana</font></h1>
<p><font face=”Times”>Konten dengan font Times</font></p>
Untuk membuat ukuran (size):
<h1><font size=”5″>Judul dengan size 5</font></h1>
<p><font size=”3″>Konten dengan size 3</font></p>
Untuk membuat warna font (color):
<h1><font color=”blue”>Judul dengan warna biru</font></h1>
<p><font color=”red”>Konten dengan warna merah</font></p>
Contoh komplit untuk membuat jenis font (face),size dan color:
<h1><font face=”Verdana” size=”4″ color=”green”>Judulnya Tentang Font</font></h1>
<p><font face=”Arial” size=”3″ color=”#660000″>Ini adalah contoh tulisan dengan <i>pengaturan font</i> yang menggunakan<br>
tag HTML elemen <b>font</b> dengan atribut face, size dan color…</font></p>
</body>
</html>
Berikut adalah sebagai referensi bagi anda untuk memanipulasi atribut face, color dan size:
Atribut
face=”Jenis font yang digunakan”, contoh: face=”Tahoma”
size=”Ukuran dari font (1-7)”, contoh: size=”3″
size=”Memperbesar ukuran font”, contoh: size=”+1″
size=”Memperkecil ukuran font”, contoh: size=”-1″
color=”Warna dari font”, contoh: color=”blue”
color=”Warna dari font”, contoh: color=”#FF0000″
Sesuai dengan recomendasi dari World Web Consortium (W3C), Untuk HTML 4.0 keatas, tag <font> tidak dipergunakan lagi, sebagai gantinya dibuat tag <style> atau disebut dengan Cassading Style Sheets (CSS). Dengan CSS penggunaanya akan lebih kompleks dan lebih luas lagi karena dapat dikombinasikan dengan tag elemen-elemen lainnya di dalam dokumen HTML. Berikut adalah contoh penggunaan tag style sheets:
<html>
<head></head>
<body>
Untuk membuat jenis font (face):
<h1 style=”font-family:verdana”>Judul Menggunakan font verdana</h1>
<p style=”font-family:tahoma”>Konten menggunakan font tahoma</p>
Untuk membuat ukuran (size):
<h1 style=”font-size:150%”>Judul dengan ukuran 150%</h1>
<p style=”font-size:80%”>Konten dengan ukuran 80%</p>
Untuk membuat warna font (color):
<h1 style=”color:blue”>Judul dengan warna Biru</h1>
<p style=”color:red”>Konten dengan warna merah</p>
Contoh komplit untuk membuat jenis font (face),size dan color:
<p style=”font-family:verdana;font-size:80%;color:green”>
Ini adalah contoh tulisan pengaturan font dengan <i>Cassading Style Sheets</i> (CSS) yang<br>
menggunakan tag HTML elemen <b>style:</b> font-family, font-size dan color…</p>
</body>
</html>
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang CSS, nanti akan dibuat tutorial khusus untuk membahas hal ini.
Format text HTML
Untuk menulis biasanya ada paragraf dan baris baru, lantas bagaiman cara menuliskannya di dokumen HTML?. Dari contoh yang sudah kita buat sebelumnya, coba tambahkan dengan tag-tag berikut ini:
<html>
<head>
<title>Selamat Datang di Websiteku</title>
</head>
<body>
Ini adalah halaman HTML pertamaku.
<p>Aku sedang membuat paragraf dan ini contohnya.</p>
<p>Ini contoh paragraf yang lainnya.</p>
<p>Ini juga paragraf mm…tapi de-<br>
ngan baris baru.<br>
Ini baris baru yang lain.</p>
</body>
</html>
Untuk membuat suatu paragraf, tag elemennya adalah <p>…</p>, dan untuk baris baru adalah <br>, perlu diketahui bahwa sebagian tag elemen HTML tidak memerlukan tag penutup, sebagai contoh adalah <br> ada juga <hr>, apa itu <hr>?, coba lanjutkan lagi dengan contoh berikut ini:
<html>
<head>
<title>Selamat Datang di Websiteku</title>
</head>
<body>
<hr>
<h1>Ini adalah halaman HTML pertamaku.</h1>
Dikerjakan oleh: <!– Tolong isikan dengan nama anda –>
<hr>
<p>Aku sedang membuat paragraf dan ini contohnya.</p>
<p>Ini contoh paragraf yang lainnya.</p>
<p>Ini juga paragraf mm…tapi de-<br>
ngan baris baru.<br>
Ini baris baru yang lain.</p>
</body>
</html>
Nah..udah tau kan apa itu <hr>. Garis Horizontal <hr> juga tidak menggunakan tag penutup. Kemudian ada <h1>…</h1> disebut dengan Heading, merupakan ukuran teks yang biasa di pakai untuk judul, bab, maupun sub-bab lainnya. Ukurannya ada 6 jenis mulai dari <h1> sampai <h6>, ukuran yang paling besar adalah h1 dan yang terkecil adalah h6.
Selanjutnya tag <!–…–> adalah Comments digunakan untuk memasukkan (menyisipkan) suatu komentar di dalam HTML. Suatu comments akan diabaikasn oleh browser. Kamu dapat menggunakan komentar untuk menjelaskan sesuatu hal.
Dibawah ini adalah contoh format teks yang sering digunakan di dalam dokumen HTML :
<html>
<head></head>
<body>
<hr>
<h1>Ini adalah halaman HTML pertamaku.</h1>
Dikerjakan oleh: <!– Tolong isikan dengan nama anda –>
<hr>
<p>Aku sedang mempelajari format-format teks.<br>
Contoh-contohnya adalah sebagai berikut:</p>
<p>Teks Normal<br>
<tt>Teks mesin ketik</tt><br>
<b>Teks tebal (bold)</b><br>
<strong>Teks tebal dengan perintah Strong</strong><br>
<i>Teks dengan italic (miring)</i><br>
<em>Teks miring dengan perintah Emphasized</em><br>
<u>Teks bergaris bawah (underline)</u><br>
<strike>Teks tercoret (strike)</strike><br>
<big>Teks lebih besar dari normal</big><br>
<small>Teks lebih kecil dari normal</small><br>
Teks menggunakan Subscript: Molekul Air adalah H<sub>2</sub>O<br>
Teks menggunakan Superscript: Hasil dari 10<sup>2</sup>=100<br></p>
</body>
</html>
Preview
Kemudian untuk menampilkan teks sesuai dengan yang tertulis kita gunakan tag <pre>…</pre>, misalnya jika anda menuliskan syair sebuah lagu atau puisi:
<html>
<body>
<pre>
<b>PUITUIS ASA</b>
Hari ini...
Aku sedang belajar...
Belajar tentang HTML.
Sulit 'ntuk dimengerti,
Karena banyaknya teks-teks aneh.
Tapi biarlah...
Akan kucoba...
Sampai pingsan.
</pre>
</body>
</html>
Hyperlink HTML
Hyperlink digunakan untuk menghubungkan antar halaman dokumen di dalam web. Tag HTML Hyperlink biasa disebut dengan anchor (a) kemudian diikuti dengan href sebagai alamat tujuan dari link tersebut. Berikut kita akan membuat suatu Hyperlink ke suatu alamat url:
<html>
<head></head>
<body>
<p>Aku sekarang sedang membuat hyperlink</p>
Jika anda ingin mengunjungi Microsoft
<a href=”http://www.microsoft.com/”>Klik disini</a><br>
<a href=”http://www.yahoo.com/”>Link ini</a> akan membawa anda ke Yahoo.com
<p>Untuk membuat hyperlink url agar dibuka pada jendela browser yang baru:<p>
<a href=”http://www.mp3.com/”target=”_blank”>Website Musik</a>
<p>Agar hyperlink tidak bergaris bawah:<p>
<a href=”http://www.mp3.com/”target=”_blank” style=”text-decoration: none”>Website Musik</a>
<p>Hyperlink ke suatu halaman tertentu dalam web:<p>
<!–dengan catatan anda harus tau nama halaman tujuan tersebut–>
<a href=”http://wordpress.htmlcssguides.com/belajar-css/”>Link ini</a> akan membawa anda ke halaman belajar css.
</body>
</html>
Untuk membuat hyperlink dengan menggunakan gambar (image). Pastikan gambar tersebut berada pada folder yang sama dengan dokumen html anda dan harus tahu nama dan extentionnya, kemudian ganti ke atribut yang bertuliskan scr, misalkan jika nama gambar tersebut adalah yahoo.gif, maka :
<a href=”http://www.yahoo.com”> <img src=”yahoo.gif” border=”0″ width=”147″ height=”31″></a>
Img merupakan atribut untuk suatu image (gambar), border adalah garis yang mengelilingi sisi image, width dan height merupakan lebar dan tinggi dari image. Kreatiflah untuk menganti nilai yang ada diantar tanda “…”sehingga anda akan lebih mengerti. Untuk memposisikan gambar, tambahkan dengan atribut align=”…”, left= kiri, center= tengah dan right= kanan.
<a href=”http://www.yahoo.com”> <img src=”yahoo.gif” border=”0″ width=”147″ height=”31″ align=”left”></a>
Sekarang coba geser mouse anda ke gambar di atas, jangan di-klik, perhatikan akan ditampilkan suata tulisan singkat mengenai gambar tesebut, ini disebut dengan screen tips, cara membuatnya adalah menambahkan title pada tag anchor (a) sehingga menjadi:
<a href=”http://www.yahoo.com” title=”Hai… klik gambar ini maka anda akan dibawa ke Yahoo.com“><img src=”contoh.jpg” border=”0″ width=”147″ height=”31″ align=”left” alt=”yahoo”></a>
Agar cepat mengakses internet kita boleh mengatur browser untuk tidak menampilkan image (gambar). Dan semua gambar akan ditampilkan dengan teks alternatif (alt), jika gambar tesebut tidak memiliki alternatif teks maka hanya akan dilambangkan dengan lambang x.
<a href=”http://www.yahoo.com”> <img border=”0″ src=”contoh.jpg” width=”120″ height=”30″ align=”left” alt=”Text Alternatif Yahoo.com“></a>
Background HTML
Dengan menggunakan latar belakang (background) maka website kita akan nampak semakin menarik. Untuk memasukkan latar belakang kita bisa menggunakan pilihan warna maupun grafik (gambar).
Sekarang kita mulai dengan menggunakan pilihan warna:
<html>
<head></head>
<body bgcolor=”#FF99FF”>
<p>Hai.. Saat ini saya sedang belajar membuat latar belakang dengan warna</p>
<p>Kalau anda kurang suka dengan warnanya… ganti aja deh… kode warnanya… </p>
</body>
</html>
Preview
Untuk nilai dari atribut bgcolor diatas anda bisa menggunakan Kode hexadecimal, Nilai RGB atau Nama dari warna tersebut.
Coba anda ganti nilai dari atribut bgcolor dengan contoh dibawah ini:
<body bgcolor=”#FFFF00″>
<body bgcolor=”rgb(250,250,0)”>
<body bgcolor=”yellow”>
Hasilnya akan sama. Ikuti link berikut ini untuk mengetahui Kode Hexadecimal dan Nilai RGB dari suatu warna, tapi maaf untuk nama warnanya cari sendiri aja deh…
Selanjutnya membuat latar belakang dengan grafik atau gambar.
Pertama anda harus punya gambar yang ber-extention .gif atau .jpg yang akan dijadikan background, masukkan (copy) gambar tersebut ke folder tempat file dokumen HTML anda berada, dan harus tahu nama dan perluasan (extention) dari file tersebut, misalkan nama filenya adalah: background.jpg
<html>
<head></head>
<body background=”background.jpg”>
<font color=”blue”><h1 color=”red”>Selamat datang di Websiteku</h1></font><hr color=”#ff0000″ size=”2″>
<p><font face=”Verdana” size=”4″ color=”black”>Hai… Saat ini saya sedang belajar membuat latar belakang dengan gambar,<br>
Biar bagaimanapun anda diwajibkan harus menyukainya…</font></p>
</body>
</html>
Kemudian latar belakang dapat juga menggunakan gambar yang ada di website orang lain, tapi dengan catatan anda harus sedang terhubung ke internet (online) dan harus tahu alamat url dari gambar tersebut di internet. Untuk mengetahui alamat suatu gambar klik kanan gambar tersebut kemudian pilih properties dan lihat image location, copy alamat tersebut dan ganti ke contoh dibawah ini diawali dari http:
<html>
<head></head>
<body background=”http://i703.photobucket.com/albums/ww40/Jessie4life007/background.jpg”>
<p>Hai.. Saat ini saya sedang belajar membuat latarbelakang dengan menggunakan gambar dari website orang lain! hua ha..ha..ha..</p>
<p>Mudah-mudahan yang punya website ngamuk sekalian deh…siapa takut!!</p>
</body>
</html>
Posted in Tak Berkategori
Pilihlah salah satu jawaban yang tepat ! Jangan lupa Berdoa dan memulai dari yang mudah .
1 . Nama ilmiah tomat adalah Solanum licopersicum sedangkan kentang adalah Solanum tuberosum, kedua tanaman ini …. .
a. spesies sama, varietas sama
b. spesies beda, varietas sama
c. spesies sama, genus berbeda
d. genus sama, spesies berbeda
e. berbeda spesies maupun genus
2. Berbagai buah jeruk antara lain Bali, Nipis dan Pontianak. Hasil persilangan tanaman ini tidak pernah menghasilkan biji. Hal ini menunjukkan keanekaragaman hayati tingkat …. .
a. varietas d. genus
b. ekosistem e. gen
c. filogenetik
3. Beberapa cara penulisan ilmiah:
1. terdiri dari dua kata bahasa latin atau yang latinkan.
2. Kata pertama dimulai dengan huruf besar, kata kedua dimulai huruf kecil.
3. Penulisan kata pertama dengan kedua disambung.
4. Penulisan kata pertama dengan kedua tidak disambung.
5. Ditulis dengan cetak miring atau digaris bawahi secara terputus.
6. Nama penemunya, tidak boleh dicantumkan.
Cara penulisan binomial nomenklatur yang benar adalah …..
a. 1 – 2 – 3 – 5
b. 2 – 3 – 6
c. 1 – 2 – 4 – 5
d. 2 – 3 – 5 – 6
e. 2 – 4 – 5 – 6
4. Beberapa jenis penyakit dapat ditularkan oleh virus atau bakteri.
Manakah pernyataan berikut yang benar?
| penyakit | kelompok | jenis | |
| a. | Ebola | Virus | Pasteurella pestis |
| b. | TBC | Bakteri | Diplococcus pneumonia |
| c. | Tetanus | Virus | Clostridium tetani |
| d. | Sifilis | Bakteri | Treponema paledum |
| e. | Tipus | Virus | Salmonella typhosa |
5.
5. Seorang peneliti menyilangkan Jeruk Bali dengan Jeruk Medan dengan harapan memperoleh buah yang ukurannya besar dan rasanya manis dengan warna kekuningan. Tanaman hasil penyilangan ternyata tidak pernah menghasilkan buah setelah ditanam beberapa tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antara Jeruk Bali dan Jeruk Medan menunjukkan keanekaragaman tingkat . . . . .
a. gen d. gen dan spesies
b. spesies e. gen dan eksosistem
6. Yang tercantum di bawah ini adalah ciri yang dimiliki organel sel :
1. terdapat sitokrom
2. mengandung pigmen fotosintesis
3. memiliki membran rangkap
4. tempat respirsi sel
5. tempat berlangsung siklus Calvin
Yang merupakan ciri organel mitokondia adalah …. .
a. 1, 2 dan 3 d. 2, 3 dan 4
b. 1, 3 dan 4 e. 3, 4 dan 5
c. 1, 3 dan 5
6. Ada 2 (dua) macam cacing pita yang hidup di usus halus manusia, yaitu Taenia saginata dan Taenia solium. Berdasarkan nama ilmiahnya dapat disimpulkan kedua hewan tersebut memiliki . . . .
a. varietas sama, spesies berbeda d. spesies berbeda, genus sama
b. varietas berbeda, spesies sama e. berbeda spesies dan genus
c. spesies sama, genus sama
7. Bagian dari sistem gerak reflek adalah …. .
1. neuron sensorik 4. neuron konektor
2. neuron efektor 5. reseptor
3. neuron motorik 6. rangsang
Urutan yang tepat sehingga muncul gerak reflek adalah … .
a. 5, 6, 3, 4, 1, dan 2
b. 5, 6, 3, 1, 2, dan 4
c. 6, 4, 5, 1, 2, dan 3
d. 6, 5, 4, 1, 3, dan 2
e. 6, 5, 1, 4, 3, dan 2
8. Diketemukan pada habitat darat seekor hewan dengan ciri sebagai berikut:
Tubuhnya lunak, mempunyai 2 pasang antena, tubuhnya mempunyai cangkang tunggal, makan tumbuhan dipotong dgng lidah parutnya.
Hewan tersebut tergolong dalam kelas … .
a. Lamellibranchiata
b. Gastropoda
c. Amhpineura
d. Cephalopoda
e. Scaphopoda
Penggunaan praktis hormon auksin dalam pertanian adalah …. .
a. untuk perkembangan buah tanpa biji
b. dapat menghambat rumput liar
c. merangsang perkembangan buah secara polonasi
d. merangsang perkembangan buah secara fertilisasi
e. mempermudah buah jatuh dari pohon
9. Dalam percobaan pertumbuhan tanaman ada 3 petak lahan

| Luas lahan | Pemupukan | |
| I | X | 2 cc/liter |
| II | X + 2 | 2 cc/liter |
| III | X | 2 cc/liter |
Variabel bebas dan variabel terikat pada eks-perimen tersebut secara berurutan adalah …. .
a. jumlah tanaman, pemupukan
b. jumlah tanaman, luas lahan
c. luas lahan, pemupukan
d. luas lahan, rata-rata tumbuh pada hari ke-x
e. pemupukan, luas lahan
10. Perhatikan tabel !

| Tabung | Komponen yang ditambahkan pada tabung | Reaksi |
| 1 | Putih telur, 10 tetes benedik, dipanakan | Biru |
| 2 | Ubi, 10 tetes benedik, dipanaskan | Merah bata |
| 3 | Sagu, 10 tetes benedik, dipanaskan | Merah bata |
Kesimpulan yang dapat diambil dari eksperimen tersebut adalah …. .
a. ubi dan sagu mengandung karbohidrat hasil fotosintesis
b. ubi dan sagu mengandung karbohidrat dan gula
c. putih telur mengandung protein tinggi yang beraksi dengan benedik
d. air liur sebagai pemecah molekul karbo-hidrat menjadi pati
e. air liur sebagai pemecah karbohidrat men-jadi gula
11.
![]() |
Gambar nomor 1 dan nomor 2 secara berurutan adalah …
a. profase 1 dan anafase 1
b. profase 1 dan telofase 1
c. profase 1 dan telofase 2
d. profase 2 dan anafase 1
e. profase 2 dan telofase 2
13. Perbedaan antara arteri dan vena adalah … .
a. arteri mengalirkan darah yang mengandung O2, sedangkan vena mengalirkan darah yang mengandung CO2.
b. arteri berpangkal pada serambi, sedangkan vena masuk ke bilik
c. arteri mengalirkan darah ke luar dari jantung, sedangkan vena mengalirkan darah masuk ke jantung
d. arteri mengalirkan darah ke luar dari atrium kiri, sedangkan vena mengalirkan darah masuk menuju atrium kanan
e. arteri berpangkal pada bilik kanan, sedang-kan vena bermuara pada serambi kanan
14. Gambar kloroplas !
Pada peristiwa anabolisme dalam hal ini fotosintesis pada salah satu tahapan proses fotosintesis diperlukan CO2 dan dihasilkan O2 secara berurutan proses-proses terjadi pada bagian …. .
a. 1 dan 2 d. 3 dan 5
b. 1 dan 3 e. 4 dan 3
c. 2 dan 1
15.
G
Pernyataan yang tepat pada tabel berikut ini :
| translasi | Antikodon | |
| a. | GTC CTA | GUC CUA |
| b. | CAG GAU | CUG GAU |
| c. | CAG GAU | CAG GAU |
| d. | GUC CUA | GUC CUA |
| e. | CAG GAT | CAG GAU |
16. Dalam sebuah persilangan dihibrid pada ayam berjengger rose (RRpp) dengan ayam berjengger pea (rrPP) akan diperoleh turunan …. .
a. Rose 100% d. Rose 50%
b. Pea 100% e. Pea 50%
c. Walnut 100%
17. Seorang ibu hamil memiliki golongan darah A heterozigot pembawa sifat hemofilia. Jika suaminya bergolongan darah B heterozigot dan normal. Berapakah kemungkinan anak laki-laki yang lahir dengan golongan darah O dan hemofilia?
a. 50% d. 6,5%
b. 25% e. 2,125%
c. 12,5%
18. Perhatikan skema berikut!

Pada skema mutasi tersebut, yang terjadi secara berurutan adalah peristiwa mutasi …. .
a. gen karena adanya inversi dan insersi
b. gen karena adanya insersi dan inversi
c. kromosom karena adanya insersi dan inversi
d. kromosom karena adanya delesi dan duplikasi
e. kromosom karena adanya defisiensi dan delesi
19. Pada sebuah eksperimen, kaldu cair yang sudh didihkan 100oC dituang dalam tabung reaksi kemudian ditutup rapat, disimpan selama 5 hari pada kamar dengan suhu ruangan, muncul khdp bakteri dengan ditandai keruhnya air kaldu. Bakteri muncul karena … .
a. spora d. ruang terbuka
b. plasmid e. perbedaan suhu
c. pembusukan
20. Di kota Obama yang berpenduduk 90.000 jiwa menurut sensuspenduduk terdapat penderita sicle sel 3.600 jiwa, persentase penduduk yang karir secle cel berjumlah …. .
a. 4% d. 32%
b. 6% e. 36%
c. 16%
21. Kombinasi bahan makanan jenis mikroba dan produk makanan hasil bioteknologi yang tepat …. .
| bahan | Mikro-organime | Hasil dihasilkan | |
| a. | singkong | Penicillium requeforti | tape |
| b. | kedelai | Aspergilus wentii | kecap |
| c. | susu | Leuconostoc | keju ½ lunak |
| d. | buah coklat | Pediococcus | biji coklat |
| e. | buah kopi | Saccharomyces | biji kopi |
22. Kultur jaringan merupakan teknologi tepat guna dalam memenuhi kebutuhan bibit unggul tanaman karena …. .
a. penggunaan radiasi untuk memperoleh pro-duk tidak berbahaya
b. kemungkinan hilangnya faktor genetik sangat kecil
c. harus mempunyai alat yang mutakhir untuk merubah gen
d. dalam waktu singkat dapat dihasilkan jumlah yang banyak
e. biaya produksi sangat kecil karena hanya menggunakan air sebagai media
23. Ganggang yang dimanfaatkan dalam produsi makanan adalah ……
a. Anabaena cycadeae, Chorella, dan Chondrus ocellatos
b. Chorella, Eucheuma spinosum, dan Gelidum cartilaginum
c. Nostoc commune, Chorella, dan Chondrus oecllatus
d. Anabaena cycadeae, Chorella, dan Eucheuma spinosum
e. Chorella, Gelidum cartilaginum, dan Nostoc commune
24. Peranan ganggang hijau biru dalam ekosistem antara lain sebagai vegetasi perintis, sebab …..
a. sebagai sumber makanan bagi makhluk hidup
b. dapat hidup di tempat yang tidak menggantungkan
c. dapat hidup ditempat yang kering
d. dapat mengubah lingkungan sehingga organ lain dapat hidup
e. ganggang hijau biru merupakan tumbuhan kecil berhijau daun
25. Tindakan yang mungkin dilakukan manusia untuk mencegah dampak negatif dari bioteknologi adalah …..
a. menggunakan pestisida pekat untuk memberantas hama
b. untuk menghambat perkembangbiakan hama dilakukan sistem monokultur
c. menggunakan bibit lokal supaya tanaman lebih adaptif
d. meningkatkan produksi, dengan melaksanakan pemupukan dengan pupuk buatan
e. memanfaatkan mikroorganisme transgenik, dalam pengelolaan limbah
26. Otot berkontraksi karena adanya mekanisme kerja yang terjadi di dalamnya. Di bawah ini mekanisme yang terjadi dalam kontraksi otot adalah ……..
a. memanjangnya ukuran otot akibat geseran molekul aktin dan miosin yang memerlukan energi dari pemecahan ATP
b. memanjangnya ukuran otot akibat geseran miofibril yang memerlukan energi dari metabolisme aerobik glukosa
c. mengendurnya ukuran otot akibat geseran miofibril yang memerlukan ion kalsium dan fosfat anorganik
d. menggesernya filamen-filamen yang lebih tebal ke filamen yang lebih tipis dan diperlukan energi dari pemecahan asam piruvat
e. memendeknya ukuran otot akibat zona Z menjadi lebih panjang dan zona H menjadi lebih pendek yang prosesnya memerlukan energi dari pemecahan ATP
27. Organisme yang respirasinya bersifat aerob pada keadaan tertentu dapat melakukan respirasi anaerob, misalnya pada saat lari kencang. Respirasi anaerob (tanpa oksigen) yang dilakukan makhluk hidup aerob sangat merugikan karena . . . .
a. energi yang dihasilkan spontan sehingga tidak terkendali
b. hanya menghasilkan 32 ATP
c. menghasilkan zat yang dapat meracuni organisme tersebut
d. rangkaian reaksi yang dilalui lebih panjang
e. meningkat suhu tubuh
28. Bakteri banyak dimanfaatkan oleh manusia untuk mengubah bahan makanan menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi. Hubungan antara jenis bakteri, bahan dan produk yang dihasilkan pada tabel berikut ini yang benar adalah . . . .
|
|
Jenis Bakteri |
Bahan |
Produk |
||
|
a. |
Methanobacterium |
Bungkil kacang |
Gas metana |
||
|
b. |
|
Susu |
Yogurt |
||
|
c. |
Aspergillus wentii |
Kedelai |
Tauco |
||
|
d. |
Acetobacter xylinum |
Kelapa |
Copra |
||
|
e. |
Bacillus subtillis |
Susu |
Antibiotik |
Posted in Tak Berkategori
Search
Featured Video
Komentar Terakhir
-
robbysilvia:
oce cipz........ -
dianrahma:
akyu dukung kamyu seratus persen my best frie... -
dianrahma:
masa seeee aku bisa tuh nglupain kamyu.... -
art:
wez, nar size. u px tema kq bs ganti2... -
zizaw:
situs e-learning? almatnya apaan?...
Hot Topics
- Halo dunia!
2 comments received - dengarkan aku....,
2 comments received - PROFIL Q
2 comments received - E-learning SMA Negeri 1 Pare
1 comments received - kota kediri Q...
1 comments received
Kategori
- Tak Berkategori (17)
Arsip
- April 2011 (2)
- Desember 2010 (2)
- Nopember 2010 (1)
- Oktober 2010 (1)
- Agustus 2010 (1)
- Januari 2010 (1)
- Oktober 2009 (1)
- April 2009 (5)
- Februari 2009 (2)
- Januari 2009 (1)


0
Comments